Rabu, 09 Januari 2013

Kesenian Bali


Bagi masyarakat Bali tarian tidak bisa dipisahkan dari setiap kegiatan keagamaan, namun dengan anggapan seperti ini bukan berarti setiap orang Bali bisa menari. Ada yang memang lahir mempunyai bakat ini, biasanya juga bapak dan ibu ataupun kakeknya dulu juga penari. Tari Oleg (seperti yang tampak pada gambar disebelah), salah satu tarian Bali yang paling terkenal. Tarian ini diciptakan oleh I Ketut Maria atau lebih dikenal dengan nama Mario. Mario yang berasal dari Tabanan ini juga telah menjelajah berbagai negara di kala itu (sekitar 1958) untuk memperagakan kepiawaiannya menari. Kesenian tari bagi masyarakat Bali memang tak bisa dipisahkan. Tarian Bali, seperti Legong, Janger, Baris, Kecak, adalah tarian yang disakralkan dan mengalami masa jaya pada tahun 1930. Gambar-gambar ini diambil dari internet, menunjukkan betapa Tarian menjadi jiwa manusia Bali
· Seni Drama dan Tari
Drama dan tari tidak dapat dipisahkan. Keduanya seperti dua warna permukaan daun sirih, sama-sama mengandung rasa dan aroma yang tidak berbeda. Budaya Bali memiliki banyak sekali ragam kesenian Drama dan Tari. Ini menunjukkan bahwa budaya kita sangat beradab. Drama dan tari penuh dengan simbol-simbol. Baik simbol dari kehidupan nyata maupun simbol kehidupan alam lain dan mimpi-mimpi. Hanya peradaban manusia yang mengerti arti simbol. Simbolisme yang digambarkan oleh para seniman drama dan tari di Bali sangat komunikatif. Tidak hanya menghibur hati, tetapi dapat memberikan pedoman yang mudah dicerna tentang benar dan salah, tentang baik dan buruk. Drama dan tari tidak hanya menghubungkan nalar dan rasa antar manusia, tetapi juga menghubungkan alam sekala dan niskala manusia secara harmonis dan estetis. Mengalir terus dipenuhi dengan inovasi baru yang tak pernah terbendung. Macam-macam drama dan tari : Abuang, Drama klasik, Kontemporer, Sanghyang, Arja, Gambuh, Legong, Topeng, Baris, Gebug Ende, Makare-karean, Wayang Kulit, Barong, Janger, Mresi, Wayang Wong, Calonarang dan masih banyak lagi yang lainnya.
· Seni Suara
Budaya Bali sangat kaya dengan seni tembang dan karawitan. Tidak hanya yang telah diwariskan oleh leluhur, karya-karya baru masih terus bermunculan. Baik yang klasik maupun kontemporer. Tidak akan habis kalau pembicaraan kita kembangkan hingga mencakup lagu-lagu pop Bali. Harapan kita tentu saja, agar gema yang baru tidak menenggelamkan yang telah ada. Demikian pula, semoga yang baru mempunyai kualitas dan bobot yang cukup baik dari segi isi dan keindahan. Suara yang baik dan indah memberi kekuatan kepada jiwa, menenteramkan galau dan kegelisahan hati, membersihkan perasaan dari prasangka buruk dan menerangi kalbu. Dalam seni suara, kita membahas keindahan nada dan irama yang ditampilkan para seniman melalui lagu yang dinyanyikannya. Sedangkan dalam seni karawitan membahas keindahan lagu yang diperdengarkan oleh keterampilan mereka memainkan bunyi-bunyian tradisional. Seni suara selebihnya, seperti seni musik kontemporer, tidak dibahas di sini. Maaf, karena sudah dibahas di website lain yang lebih jamak. Macam-macam Seni suara Bali : Seni tembang, Seni karawitan, Seni vokal (kontemporer), Seni musik (kontemporer).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar